"Berdasarkan gejala
– gejala yang ada maka diagnosis banding adalah perbedaan antara stroke
non hemoragik sebab trombosis atau emboli, stroke hemoragik dan tumor
pada otak. Hal ini bisa dibedakan dari onset/awitannya, pada stroke yang
non hemoragik awal mula terjadi kelumpuhan biasanya saat istirahat /
pasien tidak melakukan aktifitas, nyeri kepala sifatnya ringan atau
sangat ringan, tidak ditemukan adanya kejang atau muntah saat serangan
terjadi serta penurunan kesadarannya bersifat ringan atau sangat ringan
sedangkan pada stroke yang disebabkan pendarahan terjadi saat penderita
beraktifitas, pasien mengalami nyeri kepala yang
hebat, adanya kejang atau muntah saat serangan terjadi, penurunan
kesadarannya bersifat sangat nyata, penderita biasanya hipertensi dengan
tiba – tiba terjatuh karena terserang kelumpuhan tubuh sesisi secara
serentak, biasanya adanya emosi (marah – marah) yang mendahului sebelum
serangan.
Pada tumor otak
dengan gejala defisit neurologi sangat lambat bahkan sampai berbulan –
bulan, pasien mengalami nyeri kepala yang hebat pada saat beraktifitas
yang menyebabkan peninggian liquor cerebrospinalis intracranial, seperti
membungkuk, mengejan, atau excercaise dan nyeri kepala menurun apabila
tidak beraktifitas, keadaan mudah lesu, gangguan daya ingat dan
penurunan kesadaran. Tentunya pemeriksaan dengan CT-scan akan lebih
mudah diketahui adakah infark pada otak, adanya trombosis, emboli maupun
tumor, disamping itu pemeriksaan sekunder lain, seperti pemeriksaan
laboratorium juga mendukung."
Sumber : Diagnosis Banding Stroke
Wednesday, October 19, 2011
Unknown

Posted in: 

0 comments:
Post a Comment